Di tengah kebijakan asimilasi budaya dan bahasa resmi (bahasa Thai), masjid menjadi ruang publik utama di mana bahasa Melayu Jawi dipertahankan secara institusional. Khutbah Jumat memastikan generasi muda tetap mendengar dan memahami struktur bahasa ibu mereka dalam konteks formal-keagamaan. 2. Media Edukasi Masyarakat
The Khutbah Jumat Jawi Patani is under pressure from several directions:
Penggunaan aksara dan bahasa Jawi di atas mimbar memperkuat rasa memiliki ( sense of belonging ) masyarakat terhadap warisan leluhur mereka sebagai Muslim Melayu. khutbah jumat jawi patani
Khutbah ini kaya akan terminologi agama yang diserap dari bahasa Arab dan Melayu klasik, mencerminkan pemahaman fikih yang mendalam. 2. Peran Khutbah Jawi dalam Masyarakat Patani
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later. Di tengah kebijakan asimilasi budaya dan bahasa resmi
Berikut adalah artikel mendalam mengenai eksistensi, struktur, dan peran .
The Friday sermon, or Khutbah Jumat , is a central pillar of Islamic community life, serving as both a religious requirement and a platform for social guidance. In the Patani region of Southern Thailand, these sermons are often conducted and recorded in the Jawi script (Malay written in Arabic characters), a practice that is deeply intertwined with the region's history as a center of Islamic scholarship in Southeast Asia. The Khutbah Jumat Jawi Patani represents more than just a religious address; it is a vital tool for preserving the Malay-Muslim identity and language in a modern, often conflicting, sociopolitical landscape. Media Edukasi Masyarakat The Khutbah Jumat Jawi Patani
Namun, terdapat juga peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan dalam mempertahankan Khutbah Jumat Jawi Patani. Pertama, peluang dalam hal pengembangan teknologi yang dapat digunakan untuk mempromosikan dan mempertahankan tradisi keagamaan. Kedua, peluang dalam hal peningkatan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya.
(pillars) of the khutbah must be in Arabic (praising Allah, sending blessings upon the Prophet, etc.), the main body or (advice) is delivered in the local Patani Malay dialect. Contested Uses of Jawi Islamic
Teks Khutbah Jumat dalam tulisan Jawi sering kali dikaitkan dengan tradisi keilmuan Islam di wilayah Patani (Selatan Thailand). Penggunaan aksara Jawi bukan sekadar metode penulisan, melainkan simbol identitas, penjaga tradisi kitab kuning, dan jembatan spiritual bagi masyarakat Melayu di sana.
Khutbah Jumat Jawi Patani is a cornerstone of the spiritual and cultural identity of the Malay-Muslim community in Southern Thailand (Pattani, Yala, and Narathiwat). These weekly sermons serve not only as a religious obligation but as a vital medium for preserving the Jawi script Malay-Patani language amidst a changing social landscape. 1. The Role of the Jawi Script The "Jawi" in these sermons refers to the traditional Malay-Arabic script